Kisah Seru: Kau Menulis Surat Padaku, Tapi Membakarnya Sebelum Kukenal Tintanya
**Kau Menulis Surat Padaku, Tapi Membakarnya Sebelum Kukenal Tintanya** Hujan gerimis membasahi paviliun bambu. Aroma dupa cendana bercampur dengan aroma tanah basah, memenuhi indraku. Di atas meja k…